Setelah Lombok, Pemkab Malang Bidik Rute Penerbangan Langsung Yogyakarta-Malang!

19 Desember 2025

Setelah Lombok, Pemkab Malang Bidik Rute Penerbangan Langsung Yogyakarta-Malang!

matic.malangkab.go.id - MALANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang terus melakukan manuver strategis untuk menghidupkan sektor pariwisata di tahun 2026. Salah satu langkah konkret yang tengah diperjuangkan adalah pembukaan rute penerbangan langsung yang menghubungkan Yogyakarta dan Malang.

Langkah ini diambil sebagai upaya jemput bola untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang, Firmando Hasiholan Matondang, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi intensif dengan holding BUMN aviasi, InJourney (Indonesia Aviation Group), serta Angkasa Pura.

"Kami sudah memaparkan seluruh potensi wisata unggulan Kabupaten Malang, mulai dari eksotisme alam hingga kekayaan budaya, sebagai bahan pertimbangan utama pembukaan rute Yogyakarta-Malang," ujar Firmando, Jumat (19/12/2025).

Optimisme Pasca Rute Lombok-Malang

Kepercayaan diri Pemkab Malang bukan tanpa alasan. Keberhasilan pembukaan rute Lombok-Malang oleh maskapai Wings Air sebelumnya menjadi bukti bahwa minat pasar terhadap konektivitas antar-destinasi wisata unggulan sangat tinggi.

Firmando menambahkan, rute Yogyakarta-Malang dianggap sangat strategis karena Yogyakarta merupakan salah satu hub pariwisata terbesar di Indonesia. Dengan adanya penerbangan langsung, diharapkan wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta bisa dengan mudah melanjutkan perjalanan mereka ke Malang.

Siasat PAD di Tengah Penurunan Dana Transfer

Lebih jauh, terobosan ini menjadi krusial mengingat adanya penurunan dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah tahun depan. Pariwisata diharapkan menjadi "mesin baru" untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Kondisi keuangan daerah menuntut kami untuk lebih kreatif. Sektor pariwisata adalah kunci yang harus kita maksimalkan," tegasnya.

Perbanyak Kalender Event Nasional

Selain aksesibilitas udara, Pemkab Malang juga fokus pada pengembangan konten wisata melalui kalender event nasional. Beberapa ajang seperti Pesona Gondanglegi dan sportainment Paralayang di Pantai Modangan akan didorong untuk masuk dalam skala nasional agar mampu menarik lebih banyak massa.

"Syaratnya, destinasi dan event tersebut harus konsisten menerapkan Sapta Pesona Wisata dan rutin digelar selama tiga tahun terakhir. Kami optimis pariwisata Malang akan naik kelas ke level internasional," pungkas Firmando.

Sebagai informasi, saat ini kunjungan wisatawan mancanegara ke Kabupaten Malang mencapai lebih dari 1.800 orang per tahun, sementara wisatawan nusantara menembus angka 375 ribu orang. Angka ini diprediksi akan melonjak signifikan jika akses penerbangan Yogyakarta-Malang resmi beroperasi.



Mc.pw

Komentar

Belum ada data komentar yang dapat ditampilkan