Explore JWM Jelang Ramadhan ke Surganya Jabung di Coban Jahe

Kategori Sport Tourism

matic.malangkab.go.id - MULAI akhir dasarian kedua Februari 2026 bertepatan bulan puasa Ramadhan. Menjelang bulan istimewa itu, tema aktivitas rutin Explore Jogging Wisata Malang (JWM) berupa Closingan Sebelum Ramadhan.


Momen berlari santai mendekati bulan puasa itu dijadwalkan pada Minggu, 8 Februari 2026 (20 Syaban 1447 Hijriyah). Lokasi Explore JWM di kawasan Wana Wisata Coban Jahe kali terasa istimewa. Itu bila dibanding dua explore ke Jabung sebelumnya pada Agustus dan Oktober 2024.


Wisata air terjun atau coban unggulan kawasan timur Kabupaten Malang itu berada di Kecamatan Jabung, surganya coban Malang Raya. Jabung di perbatasan Kabupaten Pasuruan masuk lereng Pegunungan Bromo menyimpan banyak potensi wisata alam.


Puluhan coban bahkan hampir ratusan air terjun di Jabung banyak yang belum terekspos. Penyebabnya akses yang sulit dilewati bahkan ditembus. Puluhan coban sebagaimana dikutip dari sites.google.com/site/wisataairterjun/jawa-timur/kabupaten-malang khusus di Jabung saja mencapai 96 coban.


Sedangkan berdasarkan penelurusan dari Google Maps, tercatat 20 coban berada di Jabung, tersebar di lima desa. Antara lain, delapan di Desa Taji (Coban Alami, Coban Ani-ani, Coban Banyu Munyer, Coban Jahe/Coban Begawan/Coban Indrokilo, Coban Krengseng, Coban Sari/Sarkam, Coban Sisir, dan Coban Siuk.


Selebihnya enam coban di Ngadirejo (Coban Arema, Coban Cokro, Coban Jidor, Coban Jodo, Coban Kricik, dan Coban Suko). Sisanya tiga coban di Desa Pandansari Lor (Coban Tangkil, Coban Tarzan, dan Coban Toris), dua coban di Desa Kemiri (Coban Maden dan Coban Udan Panas/Coban Banyu Ilang), serta satu coban di Desa Sukopuro adalah Coban Barnawi.


Dari hampir ratusan air terjun di Jabung, Coban Jahe terasa spesial. Selain menyuguhkan sensasi air terjun deras, sebagaimana buku Jelajah Seribu Coban (14-30 Desember 2013) terbitan Jawa Pos Radar Malang, halaman 61, Coban Jahe yang mulai dibuka untuk umum mulai Desember 2013 menghadirkan pemandangan alam yang dikelilingi hutan pinus. 


Untuk mencapai ke pusat coban, pengunjung tak harus berjalan kaki jauh seperti di coban-coban lainnya. Dari pemukiman penduduk hanya berjarak sekitar 1,5 kilometer. Pengunjung bisa menggunakan mobil atau motor. Kemudian, parkir berdekatan dengan pusat air terjun. 


Selain aksesnya mudah, di tiap tikungan jalan sudah ada penunjuk jalan menuju objek wisata ini. Adapun nama "Jahe", beberapa rujukan literatur menyebut berasal dari kata "pejahe" (meninggal dunia, Red). Yakni, merujuk pada pertempuran rakyat Indonesia era perjuangan melawan penjajahan kolonial.


Terhitung sebanyak 38 pejuang gugur dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kali Jahe, sekitar 400 meter mendekati air terjun. Dan, alangkah baiknya pengunjung meluangkan waktu sejenak untuk kirim doa sebelum ke lokasi air terjun Coban Jahe. (sry)

Tempat
Kec. Jabung
Waktu mulai
Sabtu, 7 Februari 2026 pukul 23.00
Waktu berakhir
Minggu, 8 Februari 2026 pukul 03.00
Bagikan
facebook
facebook

Komentar

Belum ada data komentar yang dapat ditampilkan